MasukDaftarHalaman Saya
Pengasuhan Anak
Anak-anak dan Gadget: Manfaat dan Dampak Buruk
Dibaca 6470
Bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi.
Copy link
TV, gadget, media elektronik dan perangkat mobile lainnya tidak selalu memberikan dampak buruk kepada anak. Tapi, keterlibatan orangtua sangatlah penting agar anak dapat memanfaatkan media elektronik ini secara bijaksana.

Kini teknologi sudah tidak dapat dipisahkan dari kehidupan semua orang. Tidak hanya untuk orang dewasa saja, media teknologi digital pun dapat dinikmati oleh anak-anak. Bentuknya dapat berupa tayangan TV/video, games atau aplikasi mobile yang interaktif yang mana kini semuanya dapat diakses dengan mudah dan digunakan oleh anak-anak.

Teknologi digital memang banyak gunanya tapi juga bisa berdampak negatif kepada anak jika digunakan secara berlebihan.

Aplikasi dan tayangan edukatif memang bertujuan untuk mendukung masa tumbuh kembang anak. Gadget pun juga sering digunakan sebagai media belajar untuk anak. Tapi, ingatlah bahwa TV/gadget bukanlah satu-satunya media belajar! 

Apa yang bagus dari gadget untuk anak Anda?

*Mengasah keterampilan kognitif, ketangkasan dan koordinasi mata dan tangan

Tayangan TV atau video yang tampilannya beraneka warna dapat memberikan rangsangan visual yang bagus untuk perkembangan otak anak Anda. Video games yang pada HP/gadget juga bisa melatih kemampuan si kecil dalam memecahkan masalah, melatih ketangkasan, serta mengasah kreativitas anak. 

Selain itu, secara langsung anak dapat mempelajari bagaimana cara mengoperasikan gadget yang ia pegang. Misalnya, dalam memahami cara menekan tombol pada gadget/remote TV agar suara muncul atau menggerakkan jarinya saat bermain game. Kegiatan ini dapat mendukung kemampuan anak dalam mengkoordinasikan mata dan tangannya.

*Membantu anak mempelajari hal yang sulit dijelaskan secara tertulis dan lisan

Video dan tayangan visual memiliki keunggulan dapat membantu anak untuk mempelajari hal-hal rumit yang sulit dijelaskan oleh buku atau hanya dari kata-kata Anda saja. Anak dapat belajar dengan melihat contoh, mendengarkan instruksi dan sekaligus meniru dan mempraktikkan apa yang ia pelajari secara langsung. 

*Sumber hiburan bagi anak

Anak-anak akan merasa senang dan sangat terhibur dengan gambar atau karakter kartun yang muncul pada media elektronik/gadget. Selain itu, gadget juga biasanya bisa 'menolong' para orangtua, misalnya di kala ibu sibuk mengerjakan tugas rumah, memberikan gadget kepada anak dapat menjadi alternatif yang cukup efektif.


Tapi, gadget juga dapat memberikan dampak yang buruk kepada anak. Paparan layar TV/gadget ini jika terlalu berlebihan dapat memberikan konsekuensi berkepanjangan pada otak anak-anak. Hasil penelitian membuktikan bahwa anak yang menghabiskan waktu terlalu banyak menggunakan perangkat digital cenderung memiliki keterlambatan dalam berbicara dan dampak negatif lainnya.

Seperti apa dampak negatif gadget bagi anak?

*Mengganggu kelekatan antara orangtua dan anak

Ketika anak dibiarkan memakai gadget atau menonton sendiri, anak hanya akan lebih fokus terhadap apa yang dilihatnya saja. Hubungan kelekatan atau ikatan antara orangtua dan anak pun dapat terganggu ketika anak lebih terbiasa beraktivitas sendiri dan lebih memilih gadget-nya ketimbang bermain dengan orangtua.  

*Berkurangnya interaksi sosial dengan orang lain

Media elektronik dapat merebut waktu yang sebaiknya anak gunakan bersama keluarga atau beraktivitas di luar rumah bersama teman-temannya. Ketika anak sudah 'tergila-gila' dengan gadget, ia cenderung memilih untuk duduk sendiri dan fokus bermain atau menatap layar gadget/HP. Jika terus berlanjut, hal ini dapat menganggu kemampuan anak dalam berkomunikasi dengan orang lain, membaca emosi dan mengekspresikan dirinya sendiri. 

*Gangguan perkembangan motorik dan penglihatan

Menatap layar gadget/HP secara berlebihan dapat mengakibatkan si kecil menunjukkan perilaku sedentary atau berada dalam posisi yang sama dalam waktu yang lama. Dalam hal ini, yaitu menatap gadget/TV sehingga anak cenderung kurang atau tidak tertarik melakukan aktivitas fisik yang lebih bermanfaat.

*Masalah pada atensi/fokus perhatian

Anak tidak dapat fokus memikirkan hal lain ketimbang gadget yang sedang menjadi pusat perhatiannya. Anak sulit berkonsentrasi atau mungkin lupa dengan kegiatan penting lain yang seharusnya ia lakukan. Misalnya, ia menolak makan karena ingin bermain terus dengan gadget-nya.

*Obesitas dan gangguan tidur

Paparan TV/gadget yang berlebihan dapat mengakibatkan ketergantungan dan mengarah pada gaya hidup yang buruk, obesitas dan gangguan tidur pada anak. Anak dapat mengalami kurang tidur, khususnya jika sudah ketergantungan dan terbiasa bermain gadget atau menonton TV sebelum tidur.


Teknologi tidak selalu jahat. Hanya saja perlu dikontrol dengan baik.

Bantulah mencegah dampak negatif ini muncul pada buah hati Anda sebelum terlambat! Bangunlah pola hidup yang sehat dengan menentukan batasan penggunaan HP/gadget yang dipraktikkan bersama-sama! Media elektronik memang banyak gunanya, tapi pastikan bahwa Anda dan keluarga dapat memanfaatkannya dengan bijaksana.

Baca juga: Adakah Cara untuk Menghindari Dampak Negatif dari Pemaparan TV dan Gadget kepada Anak?

Bahan pertimbangan
Konten Chai's Play tidak hanya terbatas diterapkan oleh ibu saja. Ayah, anggota keluarga lain, pengasuh dan para pendidik PAUD bisa mempraktikkannya juga.
Bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi.
Copy link
Bagaimana dengan konten ini?