Memang tidak mudah memisahkan anak dengan gadget/TV, apalagi kalau mereka sudah ketergantungan. Tapi, bukan berarti Anda membiarkan semua ini menjadi kebiasaan buruk anak Anda! Walaupun sulit, cobalah ubah kebiasaan si kecil secara rutin dan konsisten. Anda bisa memberikan alternatif lain yang lebih bermanfaat untuk menggantikan gadget/TV.
1. Gantilah ‘gadget’ dengan buku, blok atau mainan-mainan lain yang lebih bermanfaat bagi masa tumbuh kembang anak
Belajar melalui media digital memang sangat bagus, tetapi imbangilah dengan cara mengganti media dengan buku cerita bergambar atau blok yang dapat merangsang kemampuan bahasa, kemampuan motorik dan daya imajinasi anak, atau kegiatan-kegiatan lain yang mengajak anak untuk lebih aktif. Walaupun melelahkan, kegiatan aktif bersama keluarga dapat mempererat hubungan kelekatan dan juga bermanfaat bagi perkembangan anak.
2. Siapkan zona ‘unplugged’ yaitu zona bermain anak yang bebas dari media digital (seperti TV atau video game)
Buatlah zona bermain anak yang bebas dari media-media digital. Anda dapat melakukan permainan menggunakan boneka, mobil-mobilan, mainan-mainan lain, menggambar, membaca buku dan aktivitas-aktivitas lain yang bisa dilakukan di zona ini. Lakukanlah berbagai macam kegiatan di zona ini asalkan tidak menggunakan media-media digital.
3. Bermain peran untuk mengembangkan kemampuan berkomunikasi anak
Menonton tayangan TV atau bermain gadget memang dapat mengasah daya imajinasi si kecil. Sebagai penggantinya, ajaklah anak bermain peran bersama-sama. Buatlah sebuah teater kecil, siapkan kostum, berpura-puralah menjadi karakter atau tokoh yang sedang digemari si kecil! Selain bisa mendukung daya imajinasi anak, bermain peran juga dapat mendorong anak untuk lebih aktif berinteraksi dengan orang lain, tidak hanya diam dan menatap layar TV saja.
4. Ajaklah anak melakukan permainan outdoor atau olahraga bersama
Saat anak merasa bosan dengan mainan-mainan yang ada di rumah, anak cenderung memilih untuk menonton TV atau bermain game pada handphone orangtuanya. Untuk mengatasinya, ajaklah anak keluar rumah dan melakukan aktivitas outdoor seperti olahraga. Anda dapat mengajak anak ke taman atau lapangan dekat rumah dan bermain lempar tangkap bola, bulutangkis, bola basket, atau hanya sekedar lari-lari sore. Aktivitas permainan outdoor baik untuk perkembangan motorik dan juga untuk mengatasi kebosanan anak.
Bimbinglah dan awasi screen time anak sedari dini! Buatlah aturan screen time dengan bijaksana dan ajaklah anak untuk bekerjasama menaati aturan yang telah dibuat bersama.



