MasukDaftarHalaman Saya
Tips Permainan
Tips Membangun Kelekatan Bagi Ibu yang Sibuk dengan Pekerjaan Rumah Tangga
Dibaca 5580
Bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi.
Copy link
Ada banyak sekali ide bermain yang tidak menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak untuk ibu dan anak. Berikut ini adalah ‘jadwal bermain di sela-sela waktu’ agar di waktu yang bersamaan ibu dapat bekerja sambil menemani anak bermain.

Dilema ayah dan ibu akhir-akhir ini yaitu ‘hari ini ajak si kecil main apa ya?’. Anda sudah tahu pentingnya bermain bagi anak, sehingga Anda bingung permainan apa lagi yang harus Anda berikan kepada anak. Terkadang Anda juga bingung bagaimana meluangkan waktu bermain. Anda sibuk bekerja di kantor dan setelah pulang dari kantor Anda harus melakukan pekerjaan rumah, sehingga hari berlalu begitu saja tanpa sempat menyediakan waktu bermain bersama anak. Bukan hanya waktu yang tak ada, Anda juga tidak memiliki tenaga untuk bermain bersama anak padahal anak sudah datang menghampiri dan berkata “bosan~ ayah ibu! Aku mau main!”.

Para ibu yang bekerja setiap harinya pasti sangat sibuk. Seharian penuh bekerja di kantor, lalu pulang ke rumah masih banyak pekerjaan rumah yang menggunung. Menyiapkan makan anak, mencuci piring, mencuci baju, bersih-bersih, dan mengerjakan tugas lain sampai akhirnya tibalah waktu tidur anak. Setelah anak tertidur, Anda akan berakhir dengan tertidur kelelahan. Bagi ibu yang tidak bekerja, tetap saja banyak tugas yang harus dilakukan. Pekerjaan rumah yang tak kunjung selesai, jam makan yang datang sangat cepat membuat Anda sekalipun tidak dapat berhenti beraktivitas.

Lalu, kekhawatiran Anda mulai muncul. Anda mengerti pentingnya mengajak anak bermain, tetapi tidak tahu kapan menyempatkan waktu bermain bersama anak. Mengajak anak bermain ini terasa seperti PR di sela-sela kesibukan Anda.

Tetapi, janganlah anggap waktu bermain sebagai masalah! Ada banyak sekali ide bermain yang tidak perlu menghabiskan waktu dan tenaga yang banyak. Berikut ini adalah ‘jadwal bermain di sela-sela waktu’ agar di waktu bersamaan ibu dapat bekerja sambil menemani anak bermain.

Bekerja dan bermain di waktu bersamaan! ‘Jadwal bermain di sela-sela waktu’ yang cocok untuk Anda yang sibuk

1) Main ’cuci piring’ bersama si kecil!

Cucilah terlebih dahulu piring-piring yang mudah pecah dan benda tajam. Sisakan kotak makan atau piring yang tidak mudah pecah dan mintalah anak untuk mencucinya! Merasakan piring yang licin saat dicuci dan suara cipratan air dapat membuat anak senang. Selain membantu pekerjaan rumah, harga diri anak juga dapat meningkat.

① Main cuci piring

[Yang perlu dipersiapkan] Kursi untuk anak berdiri

1. Berdirilah di depan bak cuci piring bersama anak.
2. Mintalah anak membilas piring kotor.
3. Bukalah keran air dan biarkan air menyembur kencang dan lemah.
4. Saat terdengar suara piring yang licin, tanyakan kepada anak mengenai suara tersebut.
5. Coba sedikit cipratkan air sambil bermain air bersama anak.
6. Terakhir, ibu bilaslah piring yang dicuci oleh anak.
7. Biarkan anak membantu meletakkan piring yang telah dicuci ke tempatnya.
8. Setelah selesai, jangan lupa beri pujian kepada anak!

2) Bermain sambil bersih-bersih!

Saat membersihkan rumah, seringkali ibu marah karena anak yang terus minta bermain. Anak masih ingin bermain, tetapi ia tidak mengerti bahwa ibu harus membersihkan dan merapikan rumah. Sekarang saat membersihkan rumah, berikanlah misi kepada anak. Selama ibu membersihkan rumah, anak akan duduk tenang menunggu Anda.

① Mengikuti alat penyedot debu

[Yang perlu dipersiapkan] Alat penyedot debu (atau sapu/gagang pel)

1. Sebelum menghidupkan mesin alat pembersih, katakanlah ‘pegang erat alat pembersih, lalu ikutilah!’
2. Hidupkan mesin alat pembersih!
3. Sambil membersihkan isi rumah, bergeraklah pelan-pelan dan juga bergerak cepat saat berpindah ruangan.
4. Anak ikut memegang alat pembersih sambil mengikuti Anda. Alat pembersih tidak boleh lepas dari tangan!

② Membuat ‘gawang’ mainan

[Yang perlu dipersiapkan] mainan dan tempat penyimpanan mainan

1. Mintalah anak bermain meng-goalkan mainan. (Bermainlah dengan mainan yang tidak mudah pecah/rusak!)
2. Berikan contoh terlebih dahulu.
3. Tunjukkan ekspresi heboh saat mainan masuk ke dalam lubang gawang.
4. Ajaklah anak untuk mencoba.
5. Saat anak berhasil, berikan ekspresi senang dan pujian!
6. Ajak anak untuk berlomba ‘siapa yang lebih cepat’ sambil membersihkan ruangan.

③ Mengecat dengan Air

[Yang perlu dipersiapkan] botol minuman, air, kuas ukuran besar

1. Tuangkan sedikit air ke dalam botol dan siapkan kuas ukuran besar.
2. Letakkan benda yang boleh terkena air di depan anak.
3. Mintalah anak untuk mengecat benda tersebut dengan air. Celupkan kuas ke dalam air lalu letakkan pada benda!
4. Bersihkan rumah selain tempat anak bermain, kemudian bermainlah bersama anak!

3) Saat memasak, mintalah anak menjadi ‘asisten koki’!

Menggunakan alat-alat memasak yang aman bagi anak dapat membuat anak merasakan permainan memasak yang seru. Siapkan alat-alat memasak khusus anak-anak dan biarkan anak merasa dirinya ikut membantu dalam proses memasak. Anak dapat merasa puas membantu Anda mengerjakan pekerjaan rumah.

① Asisten memasak cilik

[Yang perlu dipersiapkan] talenan dan pisau khusus anak (boleh juga menggunakan pisau roti plastik)

Saat ibu memasak, berikanlah tugas-tugas yang dapat dilakukan oleh anak.

1. Saat ibu memotong bahan masakan, berikan sisa bahan kepada anak.
2. Biarkan anak memotong-motong dan meremuk-remukkan sisa bahan makanan yang ada.
3. Saat Anda menumis masakan, biarkan anak memasukkan beberapa bahan ke dalam wajan.
4. Pegang tangan anak dan masaklah bersama.
5. Setelah selesai, cicipi masakan bersama anak!

4) Cobalah bermain mencocokkan peralatan makan sambil menyiapkan meja makan

Saat mempersiapkan peralatan makan, banyak sekali benda-benda yang memiliki pasangan. Cobalah bermain mencocokkan alat makan sambil siap-siap untuk makan! Meja makanpun siap dipakai dan kemampuan anak pun bertambah!

① Mencocokkan peralatan makan sambil menyiapkan meja makan

[Yang perlu dipersiapkan] alat-alat makan

1. Letakkan secara acak sendok, garpu, piring.
2. Setelah anak berhasil mencocokkan alat makan, setiap anggota keluarga diperbolehkan duduk.
3. Cobalah mencocokkan motif gambar pada sendok dan garpu!
4. Coba cocokkan juga motif piring atau mangkuk.
5. Biarkan anak mencocokkan barang sesuai apa yang ia pikirkan.

5) Saat memakaikan pakaian kepada anak, biarkan anak menjadi pengarah gaya pakaiannnya sendiri!

Ketika anak berkesempatan untuk membuat keputusan sendiri, tentu harga dirinya akan meningkat. Saat memakaikan pakaian kepada anak, biarkan anak memilih sendiri pakaian yang ingin dipakainya.

① Aku memilih bajuku sendiri

[Yang perlu dipersiapkan] Pakaian anak

1. Pergilah ke lemari pakaian anak bersama-sama.
2. Biarkan anak memilih pakaian yang ingin dipakainya.
3. Setelah memilih, pakaikan baju yang dipilihnya.
4. Kalau anak sudah bisa sendiri, biarkan anak memakai pakaian sendiri!

6) Lakukan permainan di waktu mandi anak!

Ada anak yang suka sekali mandi, tetapi ada juga anak yang tak suka mandi. Lakukan permainan singkat kepada anak yang suka mandi untuk memupuk kelekatan ibu dan anak, sedangkan untuk anak yang tidak suka mandi, berikanlah permainan yang dapat mengubah pandangan anak terhadap aktivitas mandi. Bermain ketika mandi juga baik untuk mendorong kelekatan ibu dan anak. Yuk, bermain seru sambil membersihkan badan!

① Main pistol air

[Yang perlu dipersiapkan] Pistol air

1. Siapkan pistol air.
2. Tembakkan pistol air ke anak.
3. Sambil menembak, sebutkan nama anggota tubuh yang ditembak, dan cobalah main tembak-tembakkan bersama anak.

② Membuat busa air dengan sedotan

[Yang perlu dipersiapkan] Sedotan

1. Siapkan sedotan.
2. Masukkan sedotan ke dalam air.
3. Lalu tiuplah!
4. Melihat busa-busa air sangatlah seru!

③ Main cat air sesuka hatiku

[Yang perlu dipersiapkan] Pewarna makanan/cat air

1. Siapkan pewarna makanan.
2. Biarkan anak menggunakan tangan dan kakinya dengan bebas dan sesuka hati mencoret-coret di dalam kamar mandi.
3. Tak masalah mencoret di mana saja di dalam kamar mandi. Karena mudah dibilas dengan air.

Bahan pertimbangan
Konten Chai's Play tidak hanya terbatas diterapkan oleh ibu saja. Ayah, anggota keluarga lain, pengasuh dan para pendidik PAUD bisa mempraktikkannya juga.
Bagikan artikel ini kepada orang-orang yang Anda sayangi.
Copy link
Bagaimana dengan konten ini?